Inspirasi Motherhood

Berapa Banyak Porsi Tepat MPASI ? Kenali Agar Bayi Tak Tersiksa

porsi tepat MPASI

@ Apopmama.com

MPASI atau makanan pendamping ASI merupakan makanan yang diberikan sebagai bentuk pengenalan terhadap makanan padat. MPASI umumnya diberikan sejak bayi berusia 6 bulan sebagai pendamping dan bukan pengganti ASI atau susu formula.

Selama ini, banyak kalangan ibu yang menganggap porsi tepat MPASI sesuai dengan petunjuk kemasan bubur  atau hanya menggunakan perkiraan saja. Sedangkan sebagian lain akan terus membujuk anaknya makan meski berkali-kali menolak.

Sulit untuk ditentukan secara pasti, seberapa porsi makan bayi yang tepat? Tenang Bun, RegoPantes akan membantu Anda lebih memahami takaran makan bayi yang pas.

Kebanyakan dokter menyarankan agar membiarkan bayi makan sebanyak yang ia mau. Bayi memiliki mekanisme sendiri sehingga tak akan membiarkan perutnya lapar. Ia juga memiliki cara untuk menunjukkan jika perut sudah kenyang. Oleh karenanya, para Bunda harus cerdas membaca sinyal yang ditunjukkan oleh bayi.

Ciri Bayi Lapar

Ketika lapar, kebanyakan bayi akan menangis sambil menggigit benda di sekitarnya. Ia juga akan memberikan respon alami dengan cara membuka mulut ketika sendok mendekat hingga perutnya terasa kenyang.

Ciri Bayi Kenyang

Banyak ibu yang merasa khawatir ketika anaknya tak lagi mau disuapi padahal makanan baru masuk sedikit. Sebenarnya, Bunda tak perlu khawatir jika bayi masih mengkonsumsi ASI. Pasalnya, kita tak pernah bisa mengukur seberapa banyak ASI yang telah ia konsumsi. Bisa jadi ia merasa kenyang karena banyak menyusu sehingga tak lagi nafsu makan. Beberapa bayi mungkin juga akan menolak makan ketika akan tumbuh gigi, bosan dengan rasa atau sedang asyik dengan mainannya.

Meski bayi makan sedikit bisa dianggap lumrah jika masih menyusu, bukan berarti masalah ini bisa dianggap sepele. Bunda perlu waspada jika hal ini terjadi berlarut-larut karena bisa menjadi pertanda bayi kehilangan nafsu makan.

Baca Juga : Simple Tanpa Biaya Mahal! Begini Cara Tepat Mengatasi Anak Susah Makan

Lalu, apa beda bayi kenyang dengan bayi hilang nafsu makan?

Bayi yang kehilangan nafsu makan biasanya akan sulit membuka mulut sejak suapan pertama. Sedangkan bayi yang kenyang akan tutup mulut setelah beberapa suapan. Ciri lain bayi yang merasa kenyang adalah bersendawa, memuntahkan makanan yang diberikan atau memalingkan wajah ketika sendok mendekat.

Seberapa Banyak Takaran MPASI yang tepat?

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, Bunda bisa memberikan sebanyak yang bayi mau. Umumnya, MPASI 6 bulan terdiri dari makanan pure seperti pure apel, pure labu siam, pure alpukat atau jenis makanan lain yang aman bagi bayi sebanyak satu sendok makan per hari.

Ketika usianya mendekati 7 bulan, porsi makan bayi bisa dinaikkan menjadi 2 sampai 3 sendok makan. Porsi makan bayi 7 bulan tak hanya dinaikkan, namun juga ditambah frekuensinya menjadi 2 hingga 3 kali sehari. Di usia 8 hingga 10 bulan, bayi umumnya sudah makan 3 kali sehari dan sudah bisa menolak makanan dengan tegas ketika perutnya kenyang. Namun, Bunda masih terus harus menaikkan porsi makannya sedikit demi sedikit hingga mencapai setengah cangkir saat usianya satu tahun.

Jadi, mulai sekarang jangan selalu memaksa bayi Anda makan ya Bun. Bisa jadi ia memang tak mau makan karena terlalu banyak menyusu. Jika demikian, Bunda bisa mengundurkan waktu makannya setengah jam. Solusi lainnya adalah dengan melarangnya menyusu di jam makan.

RegoPantes Hadir Untuk Memudahkan Bunda Memberikan MPASI

@instagram.com

Sudah tahu takaran yang pas untuk si keci tapi masih bingung dengan menu MPASI? Tenang Bun, RegoPantes punya solusi yang tepat. Melalui RegoPantes, bunda dapat menemukan aneka bahan MPASI organik yang aman dan pasti disukai bayi.  Tak tahu cara memasaknya? Simak 8 menu MPASI 9 Bulan yang Pasti Disukai Bayi.

0 Shares

You Might Also Like