Inspirasi

Pilih Buah dan Sayur Lokal atau Impor? Jangan Tertipu Penampilan!

buah dan sayur lokal. sayur dan buah lokal

@aksi.com

Indonesia memiliki tanah yang subur sehingga cocok untuk menanam beragam buah dan sayuran. Cukup banyak produk buah dan sayur lokal yang tersedia di pasaran. Namun, produk impor sepertinya tak mau kalah. Banyak pula produk sayur serta buah impor yang memenuhi pasar dengan harga murah serta penampilan yang lebih menarik. Namun, benarkan produk impor lebih baik dibandingkan hasil pertanian lokal?

Buah dan Sayur Lokal Vs Impor

Pada nyatanya, produk impor rupanya tak sebaik produk pertanian dari dalam negeri. Bukan tanpa sebab, melainkan karena hasil pertanian lokal didistribusikan beberapa saat usai panen sehingga masih terjaga kesegarannya. Jika memang melalui proses spekulasi tengkulak, waktu simpannya di gudang tengkulak tak selama perjalanan dari luar negeri ke Indonesia. Padahal, bukan dan sayur tidak bisa didistribusikan dengan waktu perjalanan lama.

Untuk meminimalisir kerusakan saat proses pengiriman, buah dan sayur impor biasanya dipanen sebelum matang sempurna. Hasilnya, tentu saja nilai gizinya belum maksimal serta rasanya tak semanis hasil pertanian lokal yang dipanen di saat yang tepat dan didistribusikan dalam kondisi segar.

Baca Juga : 7 Kreasi Salad Mayonaise Lemon Aman Bagi Diet, Dijamin Lezat dan Menyehatkan

Bukan hanya itu saja, untuk menjaga kualitas dan kesegaran buah, bukan tak mungkin produk impor melalui proses bioteknologi. Jika prosesnya alami, tentu tak merugikan kesehatan. Namun, yang dikhawatirkan adalah penggunaan pestisida dan fungisida untuk melindungi kualitas buah dan sayur selama perjalanan.

Selain kualitas sayur dan buah lokal yang lebih baik dibanding produk pertanian impor, membeli produk lokal berarti juga turut membantu kesejahteraan petani. Memberi hasil panen petani lokal sama saja membantu mereka memberi harapan untuk terus bertani dan meningkatkan kualitas pertaniannya.

Sayangnya, banyak petani lokal yang justru ‘dicurangi’ oleh tengkulak. Hasil pertanian mereka diberi dengan harga murah namun dijual kembali dengan harga lumayan tinggi di pasaran. Jika sudah demikian, tak ada lagi pilihan petani selain menjual hasil pertaniannya pada tengkulak dengan  harga murah karena menimbun hasil tani dikhawatirkan justru merusak kualitas yang akan membuat harga semakin anjlok.

Untungnya, kini sudah ada aplikasi RegoPantes yang menjembatani petani dan pembeli. RegoPantes membantu petani lokal langsung terhubung dengan pembeli tanpa perantara tengkulak. Hasil tani yang didistribusikan juga dalam kondisi baru petik dengan pengemasan tepat sehingga terjamin kualitasnya.

Nilai tambahnya lagi, RegoPantes menjual tanpa permainan harga. 100% yang Anda bayar adalah 100% yang diterima petani sehingga para petani lokal mendapat hasil yang lebih layak atas kerja keras mereka. Jadi, dimana lagi bisa membeli sekaligus membantu kesejahteraan petani lokal?

You Might Also Like