Inspirasi Tips

Tips Food Preparation untuk Masa Work From Home

Merebaknya wabah Corona atau Covid-19 membuat pemerintah mengeluarkan himbauan untuk #dirumahaja. Sebagian besar perusahaan memberlakukan sistem kerja dari rumah atau work from home.

Selama bekerja di rumah, dan aktivitas di luar yang semakin berkurang, membuatmu semakin akrab dengan dapur. Kamu jadi semakin sering memasak. Semakin sering masak, tapi intensitas belanja ke pasar justru semakin dikurangi.

Solusinya, selain belanja sayur, buah dan bahan makanan lain secara online, kamu juga bisa melakukan food preparation atau mempersiapkan makanan dalam satu kali persiapan, namun bisa memenuhi kebutuhan makananmu hingga satu minggu kedepan.

Food preparation bertujuan untuk mempermudah dan mempersingkat waktu mempersiapkan berbagai macam sajian, untuk konsumsi sehari-hari. Kuncinya adalah, pemilihan bahan makanan yang tahan lama dan penyimpanan yang tepat.

Bagi kamu yang masih pemula dalam melakukan food preperation ada beberapa tips yang dibagikan oleh penggiat food preparation seperti di situs CookPad. Semoga tips berikut dapat bermanfaat.

1. Pilih bahan makanan yang tahan lama

Dalam melakukan food preparation, bahan dasar makanan adalah hal paling utama yang perlu diperhatikan. Kamu harus memilih bahan yang dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama di dalam kulkas. Karena dalam satu kali food preparation, sajian akan digunakan hingga seminggu ke depan.

Bahan baku yang paling sering digunakan dalam food preparation biasanya adalah ayam, daging sapi dan ikan. Untuk pendampingnya, kamu dapat menggunakan tahu atau tempe.

2. Olah bahan utama menggunakan bumbu

Untuk sajian ayam goreng, dan tempe goreng, kamu bisa ungkep terlebih dahulu sebelum disimpan di dalam kulkas. Gunakan bumbu kuning untuk mengungkep ayam. Saat akan digunakan, ayam tinggal digoreng hingga kecoklatan. Mengungkep ayam dan tempe dapat membuatnya lebih tahan lama ketika disimpan di dalam kulkas.

Untuk daging dan ikan, kamu bisa simpan langsung tanpa diolah terlebih dahulu. Daging bisa kamu simpan di dalam plastik klip dan ditaruh di dalam freezer. Jika daging akan dipotong-potong saat dimasak, sebelum disimpan, sebaiknya daging dipotong terlebih dahulu.

3. Tempat penyimpanan yang tepat

 

Gunakan wadah tertutup untuk menyimpan bahan makanan yang akan kamu masukkan ke dalam kulkas. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi kontaminasi antara bahan satu dan bahan lainnya. Serta untuk menghindari pembusukan.

Untuk ikan, pastikan kamu sudah mencuci ikan dengan bersih sebelum disimpan. Masukkan beberapa irisan jeruk nipis ke dalam wadah penyimpanan ikan agar ikan dapat terus segar selama masa penyimpanan. Tutup rapat seluruh wadah yang digunakan.

Pastikan kamu tidak menyimpan bawang, kentang, tomat, ubi, ikan teri, dan beberapa jenis bahan lain di dalam kulkas. Karena bahan-bahan tersebut justru akan rusak jika disimpan di dalam kulkas.

Food preparation bertujuan untuk mempermudah penyajian makanan sehari-hari. Satu kali kegiatan food preparation dilakukan, biasanya untuk persiapan menu satu minggu kedepan.

Imbangi asupan nutrisi dengan menu sayuran. Kamu bisa membuat sayur asem, lalapan ataupun tumis sayur. Perhatikan cara menyimpan sayuran agar sayur dapat tahan lama dan tidak mudah busuk.

Produk sayuran berkualitas bisa kamu cari di RegoPantes. Sayuran yang kamu terima dalam keadaan segar akan lebih tahan lama untuk disimpan. Selain nutrisi yang terjaga, tekstur dan rasa sayur juga akan lebih nikmat.

You Might Also Like