Kesehatan

Penderita Maag Tak Bisa Puasa? Siapa Bilang, Begini Cara Aman dan Nyamannya

penderita maag berpuasa, asam lambung meningkat

@youtube.com

Penderita maag sering mengalami dilema saat Ramadhan tiba. Bagaimana tidak, penderita maag dilarang telat makan, sedangkan puasa berarti menahan lapar dan haus hingga saatnya berbuka tiba. Lantas, bolehkah penderita maag berpuasa?

Saat puasa berarti tubuh tak mendapat asupan makanan dan minuman selama kurang lebih 14 jam. Padahal, jika 6 hingga 8 jam dalam kondisi kosong lambung akan mengeluarkan asam lambung sehingga timbul gejala penyakit maag.

Meski demikian, Anda tak perlu terlalu khawatir karena puasa tak akan membuat asam lambung Anda terus meningkat. Peningkatan asam lambung wajar terjadi pada minggu awal puasa dan biasanya tak akan terjadi kembali di minggu-minggu selanjutnya.

Untuk mengurangi gejala asam lambung saat puasa, baiknya Anda menghindari makanan yang menghasilkan gas seperti brokoli dan kubis. Hindari pula minuman bersoda yang berpotensi menjebak gas dalam sistem pencernaan.

Baca Juga : Jangan Salah Makan, 5 Buah ini Harus Dihindari Saat Buka Puasa

Hal lain yang harus dihindari saat puasa agar asam lambung tak meningkat adalah tidak tidur tepat setelah sahur, tidak terlalu banyak makan saat berbuka serta tidak merokok sesaat setelah berbuka puasa.

Jika Anda tergolong penderita maag berat, maka  mengkonsumsi obat lambung saat sahur dan berbuka akan sangat membantu. Kelompok obat-obatan yang aman dikonsumsi antara lain antasida, proton pump inhibitor, dan H2 antagonis.

Cara Aman Berpuasa Bagi Penderita Maag

gejala penyakit maag

@kepoo.me

Ada trik khusus agar penderita maag tetap dapat berpuasa dengan aman dan nyaman. Beberapa trik tersebut antara lain :

1. Hindari Makanan Berlemak

Makanan berlemak, terutama gorengan harus benar-benar dihindari oleh penderita asam lambung ketika puasa. Goregan sangat sulit dicerna tubuh sehingga dapat memicu kenaikan asam lambung.

2. Jangan Sentuh Makanan Pedas

Makanan pedas berpotensi merusak dinding lambung atau disebut korosif. Oleh karenanya, mengkonsumsi makanan pedas justru akan membuat kondisi lambung Anda semakin parah.

3. Air Putih

Meminum air putih saat sahur dan berbuka bukan hanya membantu menjaga asupan cairan tubuh, melainkan juga membantu mentralkan PH dalam lambung. Oleh karenanya, air putih lebih disarankan dikonsumsi selama bulan Ramadhan dibanding jenis minuman lainnya, misalnya saja minuman bersoda atau minuman yang mengandung kafein yang justru akan menjebak gas di dalam perut.

4. Buah dan Sayur

Menu lain yang tak boleh dilewatkan penderita maag saat sahur dan berbuka adalah buah serta sayur segar. Buah dan sayur segar memiliki kandungan serat, kalium dan magnesium dan potassium yang sangat baik dikonsumsi saat puasa.

Namun, Anda perlu ingat jika buah dan sayur yang dikonsumsi haruslah buah sayur segar berkualitas agar manfaat yang didapat optimal. Tak perlu bingung mencari buah dan sayur segar, RegoPantes akan membantu Anda mendapatkan bahan hasil tani berkualitas langsung dari petani.

Mengkonsumsi buah dan sayur segar selama Ramadhan berarti menjaga kesehatan serta mempersiapkan diri sebaik-baiknya agar kuat berpuasa. Bukan hanya itu, dengan membeli buah dan sayur langsung dar petani Anda berarti juga membantu mensejahterakan para petani daerah yang sering menjadi sasaran permainan harga tengkulak. Dengan demikian, Anda bisa mendapat kualitas, harga pantas, sekaligus beribadah bukan? Jadi, masih ragu berbelanja di RegoPantes? Anda juga berkesempatan mendapatkan diskon hingga gratis ongkos kirim loh!

You Might Also Like