Kesehatan Motherhood

4 Penyebab Bayi Sulit Gemuk, Bunda Wajib Tahu!

bayi sulit gemuk, bayi susah gemuk

@haibunda.com

Memiliki anak dengan berat badan cukup serta sehat adalah harapan setiap Bunda. Namun, ada kalanya berat badan bayi sulit naik sehingga membuat Bunda khawatir. Di saat seperti ini, apa yang sebenarnya salah?

Berat badan anak yang sesuai tumbuh kembangnya adalah sesuai garis hijau di Kartu Menuju Sehat (KMS). Jika anak 2 kali tak mengalami pertambahan berat atau justru mengalami penurunan, maka Bunda perlu segera bertindak. Anak bisa saja dicurigai menderita penyakit pernafasan, pencernaan atau penyakit lain yang membahayakan.

Penyebab Bayi Sulit Gemuk

berat badan bayi

@jurnalkeluarga.com

Ada banyak penyebab bayi susah gemuk, beberapa penyebab yang umum terjadi antara lain :

1. Tak Cukup Menyusu

Bayi yang baru lahir sulit mengalami kenaikan berat badan hingga usia 5 hari. Setelahnya, bayi akan mengalami pertambahan berat badan yang cukup cepat. Jika bayi tak bertambah berat saat usia lewat 7 hari, maka bisa jadi Ia tak cukup menyusu. Oleh karena itu, penting bagi Bunda mengetahui tanda bayi cukup atau kurang menyusu.

2. Lahir Prematur

Bayi yang lahir prematur umumnya lahir dengan berat badan rendah (kurang dari 2500 gram). Bayi yang lahir dengan kondisi ini akan mengalami beberapa keterlambatan perkembangan, termasuk juga kesulitan menaikkan berat badan. Namun, dengan pemberian ASI yang cukup serta menjaga suhu tubuhnya tetap hangat, bayi lahir prematur sangat mungkin mengejar ketinggalan perkembangannya.

Baca Juga : Adu Kandungan Gizi, Ini 3 Sayuran dengan Gizi Terbanyak dan Terendah

3. Masalah Pencernaan

Penyebab kurangnya berat bayi lainnya adalah masalah pencernaan. Masalah yang dimaksud bisa berupa diare, intoleransi laktosa dan asam lambung. Bunda juga harus berkonsultasi ke dokter jika bayi sering memuntahkan kembali ASI atau susu formula untuk mendeteksi dini masalah pencernaan yang ia alami.

4. Kecukupan Gizi Ibu Tak Terpenuhi

Tahukah Bunda jika apa yang Bunda makan sangat mempengaruhi kandungan gizi dalam ASI? Sari makanan yang Bunda makan akan diolah tubuh sedemikian rupa sehingga mempengaruhi rasa dan kandungan ASI. Oleh karenanya, pastikan Bunda mengkonsumsi makanan yang kaya gizi selama menyusui agar bayi tumbuh dengan sehat.

Saat menyusui, air, buah, sayur dan protein sangat penting dikonsumsi. Protein bisa didapat dari makanan hewani seperti tekur, ikan dan daging. Sedangkan untuk urusan buah dan sayur, Bunda harus lebih waspada. Pasalnya, banyak sayur dan buah yang mengandung pestisida sehingga bahaya bagi Bunda dan bayi.

Selain itu, Bunda juga harus memastikan kualitas dan kesegaran sayur serta buah yang dikonsumsi. Jangan sampai, buah dan sayur yang Bunda konsumsi sudah minim gizi. Hal ini dikarenakan kandungan vitamin pada sayur dan buah sangat mudah hilang.

Tak mau salah pilih sayur dan buah? Beralih ke RegoPantes yuk Bund! RegoPantes menjamin Bunda mendapat buah dan sayur berkualitas tanpa perlu keluar rumah. Segala barang belanjaan yang dibeli melalui RegoPantes juga akan langsung dikirim ke rumah Bunda tanpa ongkos kirim.

Melalui RegoPantes pula, Bunda dapat membeli beragam kebutuhan lain seperti beras, paket hemat hingga bumbu dapur. Paket MPASI untuk Si Kecil juga tersedia loh Bun! Jadi tak bingung lagi dengan makanan pertama bayi yang pas dengan tumbuh kembangnya. Apalagi, RegoPantes menjual dalam bentuk paket yang tentunya membuat pengeluaran Bunda lebih hemat.

You Might Also Like