Kesehatan Motherhood

Waspadai Diabetes Pada Anak, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya Yuk Bund!

diabetes pada anak, kencing manis pada anak

@orami.co.id

Diabetes Melitus atau biasa disebut sebagai kencing manis adalah penyakit yang umum menyerang kaum dewasa. Namun, jangan salah! Meski umum ditemui pada kaum dewasa, diabetes pada anak juga mungkin saja diwaspadai. Inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa anak tak boleh diberi gula sebelum berusia 1 tahun.

Beda halnya dengan diabetes pada orang dewasa, diabetes yang menyerang anak-anak lebih sulit dideteksi. Hal ini dikarenakan anak belum mengerti benar tentang kondisi tubuhnya. Kendati demikian, bukan berarti kencing manis pada anak tak memiliki tanda-tanda. Ada beberapa gejala yang perlu Bunda ketahui agar dapat lebih berhati-hati.

Gejala Diabetes Pada Balita

Sama seperti kencing manis pada orang dewasa, diabet yang menyerang anak juga memiliki gejala sering berkemih. Hal ini mungkin sulit dideteksi pada anak yang berusia kurang dari 1 tahun karena memang frekuensi berkemih mereka masih tinggi. Namun, tanda pasti yang bisa dilihat adalah pospak atau pampers bekas anak dikerubuti semut meski diletakkan di tempat sampah khusus.

Tanda lain yang mungkin muncul adalah anak terus merasa lapar meski sudah makan dalam porsi cukup. Ia juga akan sering merasa haus. Kendati banyak asupan makanan dan minuman, penderita diabet akan mengalami penurunan berat badan dan biasanya terjadi cukup signifikan.

Baca Juga : 4 Penyebab Bayi Sulit Gemuk, Bunda Wajib Tahu!

Ciri lain yang cukup jelas adalah anak nampak lelah dan lesu meski sudah makan banyak. Hal ini dikarenakan tubuh tak mampu mengubah gula menjadi energi. Akibatnya, anak menjadi lebih mudah marah dan rewel. Bunda juga perlu waspada jika menemui ruam popok karena jamur pada bayi perempuan.

Cara Mengatasi Diabetes di Usia Dini

gejala diabetes

@orami.co.id

Diabetes sebenarnya adalah gangguan metabolik pada fungsi pankreas. Pada kasus ini, sistem kekebalan tubuh menganggap sel penghasil insulin di pankreas sebagai ancaman. Akibatnya, tubuh tak memiliki insulin yang cukup untuk memecah gula darah.

Jika hal ini terjadi pada orang dewasa, pola diet dengan rendah gula mungkin bisa menjadi solusi yang tepat. Namun, sedikit sulit menerapkannya pada anak yang umumnya gemar makanan manis. Oleh karenanya, segera konsultasikan ke ahli gizi jika menemui gejala gula darah tinggi pada anak.

Selain itu, memperbanyak konsumsi sayur serta buah yang aman bagi penderita diabetes juga sangat membantu. Sebisa mungkin, kurangi porsi nasi si kecil dan lebih banyak asupan serat. Namun, Bunda perlu ingat jika hanya buah dan sayur terbaik yang boleh diberikan untuk si kecil.

Takut salah pilih buah dan sayur? Percayakan semuanya pada RegoPantes yuk Bund! Melalui Regopantes, Bunda dapat memberi si kecil buah dan sayur berkualitas dengan harga pantas serta jaminan gratis ongkos kirim. Melalui RegoPantes pula, Bunda dapat memperoleh beras hitam atau beras merah yang baik bagi penderita diabetes dengan harga terjangkau. Tunggu apalagi, instal aplikasinya sekarang yuk Bund!

0 Shares

You Might Also Like