Motherhood

Bayi Bisa Derita Diabetes, Cegah dengan Pengganti Gula MPASI Berikut!

gula MPASI

@jualelektronik.com

Diabetes  merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut kadar gula darah tinggi.  Diabetes tergolong penyakit berbahaya karena dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah, syaraf, luka sulit sembuh, gangguan kulit, dan bahkan komplikasi penyakit yang berujung pada kematian.

Sayangnya, meski tergolong penyakit mematikan, sayangnya hanya sedikit orang yang menyadari jika diabetes juga bisa menyerang anak-anak. Akibatnya, diabetes pada anak baru diketahui ketika kondisinya sudah parah. Jika sudah demikian, bukan hanya anak yang akan menderita karena penyakitnya, Bunda sebagai orangtua pun akan dibuat kalang kabut dan resah melihat kondisi anak.

Nah, daripada dibuat resah karena penyakit diabetes yang menyerang anak, lebih baik Bunda mencegah agar anak tak terkena diabetes. Salah satu caranya adalah membatasi konsumsi gula pada anak, terutama jika anak masih baru mengenal MPASI. Pasalnya, anak harusnya tak mengenal gula dan garam sebelum usianya menginjak 1 tahun.

Pengganti Gula MPASI

diabetes pada anak

@klikdokter.com

Meski anak tak diperbolehkan gula, bukan berarti mereka tak boleh merasakan makanan manis. Mereka masih bisa merasakan makanan manis dari 4 bahan MPASI berikut:

1. Apel

Apel mengandung kalium, fosfor, magnesium, dan kalsium yang baik untuk tumbuh kembang anak. Apel juga memiliki rasa manis alami dengan struktur gula yang mudah dicerna. Oleh karena itu, apel baik diberikan pada bayi dan anak sebagai selingan antara waktu makan.

Baca Juga : Tak Harus Pas 6 Bulan, ini Waktu Tepat MPASI untuk Si Kecil

2. Pir

Sama halnya dengan apel, kandungan pir sangat baik untuk tumbuh kembang anak. Manfaat pir untuk MPASI antara lain, sumber antioksidan, serat, dan vitamin. Untuk lebih detailnya, Bunda bisa baca manfaat pir untuk MPASI di sini.

3. Pisang

Jika apel dan pir perlu dikukus dan dilumatkan sebelum dijadikan menu MPASI, maka lain halnya dengan pisang yang bertesktur lunak sehingga Bunda tak perlu repot mengolahnya terlebih dahulu. Meski demikian, kandungan pisang tak kalah dengan buah-buahan MPASI lainnya. Pisang mengandung fosfor, kalium, asam folat, dan vitamin A yang baik untuk kesehatan bayi.

4. Wortel

Pengganti gula untuk bayi lainnya adalah wortel. Bunda bisa memanfaatkan wortel sebagai bahan tambahan MPASI atau mengolahnya menjadi figer food. Meski rasa apel tak semanis 3 jenis sumber gula alami yang disebutkan sebelumnya, wortel memiliki kandungan serat, vitamin, dan mineral yang baik untuk kesehatan bayi.

Itulah tadi 4 jenis bahan makanan yang bisa dijadikan pengganti gula menu MPASI bayi. Jadi, mulai sekarang jangan tambahkan gula pada makanan bayi, ya Bund!

Selain itu, Bunda juga harus memperhatikan pula kondisi bahan pangan yang digunakan. Bahan pangan yang kurang segar dan berkualitas rendah tidak akan memberikan manfaat banyak bagi bayi karena kandungan nutrisinya sudah banyak yang hilang. Oleh karena itu, sebisa mungkin sediakan MPASI dari bahan pangan segar dan berkualitas.

Bingung dimana menemukan bahan pangan berkualitas? Atau, tak sempat ke pasar karena mengurus si kecil dan rumah tangga? Tenang, kini ada RegoPantes yang akan membantu Bunda mendapatkan bahan pangan berkualitas langsung dari tangan petani tanpa perlu keluar rumah. Selain Bunda yang mendapat bahan pangan berkualitas, berbelanja melalui RegoPantes juga berarti melibatkan Bunda dalam program membantu petani daerah yang selama ini menjadi korban permainan harga. Jadi, dimana lagi bisa berbelanja bahan berkualitas dengan harga pantas, gratis ongkos kiri, sekaligus membantu sesama? Jangan tunda lagi, belanja melalui RegoPantes sekarang yuk, Bund!

You Might Also Like