Kesehatan Motherhood

Harus Lebih Waspada! Kolesterol pada Anak Bisa Saja Terjadi, Kenali Penyebab dan Gejalanya

kolesterol pada anak, kolesterol pada balita

@thejournal.ie

Kolesterol seringkali dianggap sebagai penyakit kaum lanjut usia. Padahal, kolesterol bisa menyerang segala usia, termasuk juga kolesterol pada anak yang sering diabaikan pada orang tua.

Kolesterol tinggi terjadi ketika terdapat terlalu banyak tumpukan lemak jahat. Bagi orang dewasa, penyakit ini merupakan peringatan  untuk segera memperbaiki pola hidup. Jika tak segera diatasi, maka dapat memicu darah tinggi, stroke hingga serangan jantung. Lantas, bagaimana dengan kolesterol pada balita?

Gejala Kolesterol pada Anak

Pada anak-anak, kenaikan kadar kolesterol lebih sulit dikenali karena anak belum mampu mengekspresikan dengan jelas apa yang mereka rasakan. Gejala yang muncul seperti nyeri punggung dan leher sering diartikan sebagai kecapaian karena anak-anak aktif bergerak. Selain itu, anak-anak belum paham dengan gejala kolesterol yang sering muncul, misalnya saja kesemutan dan mudah lelah.

Karena gejalanya yang samar dan sulit dikenali, agaknya orangtua lebih aware  ketika anak mengeluh lelah. Periksa kembali pola makan dan aktifitasnya. Sudahkah sehat? Hal ini dikarenakan kolesterol di usia dini akan berdampak panjang bagi kehidupannya ketika dewasa.

Penyebab Kolesterol

cara mengatasi kolesterol

@organicauthority.com

Pada anak-anak, penyebab kolesterol hampir sama dengan penyebab kolesterol pada orang dewasa. Salah satunya adalah faktor keturunan. Anak yang memiliki orangtua penderita kolesterol tinggi lebih cenderung memiliki kolesterol tinggi pula. Selain faktor keturunan, berikut  faktor penyebab kolesterol menyerang di usia dini.

1. Terlalu Protektif

Melarang anak bermain di luar rumah atau membatasi jam bermainnya mungkin dianggap baik oleh sebagian orangtua. Namun, hal ini justru berdampak kurang baik karena anak tak leluasa aktif bergerak sehingga memicu penumpukan kolesterol.

2. Camilan

Agar anak tak rewel, banyak orangtua yang menuruti apa kemauan anak tanpa memperhatikan resikonya, terutama soal urusan makanan. Banyak anak yang dibiarkan makan gorengan, makanan dengan saos dan pengawet, makanan cepat saji dan makanan tinggi gula.

Baca Juga : Bukan dari Daging Buahnya, Manfaat Alpukat Terbaik Terdapat pada Bagian ini!

3. Telur dan Susu

Telur dan susu sering dianggap sebagai makanan yang aman dan baik dikonsumsi anak-anak. Padahal, jika dikonsumsi berlebihan telur dan susu juga berdampak tak baik bagi tubuh. Mengandung lemak, telur dan susu dapat memicu kenaikan kolesterol dalam darah.

Cara Mengatasi Kolesterol

Kolesterol sebenarnya tergolong penyakit yang mudah diatasi. Dengan mengubah pola hidup menjadi lebih sehat, kolesterol bisa kembali dalam kadar normal.

Jika terjadi pada anak-anak, maka orangtua yang harus berperan lebih aktif. Ajaklah anak aktif bermain, misalnya saja bermain permainan yang banyak menguras tenaga dan bergerak. Selai itu, berikan pula anak makanan yang banyak mengandung serat seperti sayur dan buah untuk membantu menurunkan kolesterol.

Untuk hasil lebih optimal, baiknya hanya berikan anak buah serta sayur yang berkualitas. Dengan demikian, anak akan mendapat gizi penuh sehingga lebih terjamin kesehatannya.

Tak perlu khawatir kesulitan menemukan buah dan sayur segar berkualitas. RegoPantes kini membantu Anda lebih dekat dengan petani lokal. RegoPantes memungkinkan Anda mendapat hasil tani langsung petik dan dikirim dari tangan petani. Kabar baiknya, Regopantes juga ramah dikantong loh! dengan kualitas andalan, kami menawarkan Anda harga pantas, gratis ongkos kirim serta beragam diskon menarik.

You Might Also Like