Motherhood Tips

Cara Mudah Mengajak Anak Puasa Sejak Dini, Lupa Haus dan Lapar!

tips berpuasa, puasa sejak dini

@sukita,com

Mengajarkan puasa sejak dini memang sangat penting dilakukan. Namun, adakalanya para ibu memiliki tantangan besar saat mengajarkan anak berpuasa. Selain membujuk makan sahur, mendengar keluhan anak lapar dan haus tentu menjadi cobaan tersendiri. Terlebih lagi jika sudah melihat anak mulai lemas usai sekolah.

Jika anak sudah mengeluh lapar dan haus, jangan terburu-buru mengizinkannya membatalkan puasa ya Moms. Berilah pengertian pada anak jika puasa adalah kewajiban dan sudah lumrah jika merasa haus dan lapar. Alihkan perhatian anak saat mulai merengek dengan hal-hal lain yang menyenangkan.

Tips Berpuasa Untuk Anak

mengajarkan anak berpuasa

@summareconbekasi.com

Selain menanamkan niat berpuasa serta faedahnya, Moms juga bisa membantu mencegah lapar dan haus berlebihan saat anak berpuasa. Cara yang dimaksud antara lain :

1. Air Putih

Jumlah konsumsi air putih saat sahur dan berbuka harus benar-benar diperhatikan. Mengkonsumsi air dalam jumlah cukup membuat tubuh bebas lemas. Untuk menahan rasa haus saat puasa, Moms juga bisa memberi satu cangkir air hangat untuk mengakhiri makan sahur. Artinya, setelah minum air hangat jangan biarkan anak mengkonsumsi apapun.

Baca Juga : Pentingnya Buah Saat Makan Sahur, Sering Dilewatkan Tapi Manfaatnya Tak Terduga

2. Kurangi Aktivitas

Mengurangi aktivitas berarti menghemat energi sehingga tubuh tak akan lemas selama puasa. Hal ini mungkin sulit dilakukan jika si kecil sedang aktif-aktifnya, terlebih lagi saat sudah berkumpul bersama teman sebayanya. Oleh karenanya, berilah pengertian pada anak secara perlahan agar bisa mengurangi aktivitas fisik selama puasa.

3. Pola Tidur yang Benar

Saat mengajarkan anak puasa, ajarkan pula pola tidur yang benar. Jangan biarkan ia tidur usai makan sahur atau sesaat usai solat subuh. Selain dapat menjadi kebiasaan buruk, hal ini dapat pula memicu obesitas hingga kenaikan asam lambung yang justru membuat puasa terasa makin berat.

4. Protein

Sama seperti makanan berserat, protein juga lebih sulit dicerna sehingga membuat perut kenyang lebih lama. Selain itu, protein juga dibutuhkan tubuh untuk membangun sel baru karena sejatinya puasa berarti memberi waktu bagi tubuh untuk membenahi organ-organ.

5. Makanan Berserat

Menambah porsi nasi atau karbohidrat saat makan sahur dengan harapan anak bisa kenyang lebih lama adalah tips berpuasa yang salah kaprah. karbohidrat merupakan makanan mengenyangkan namun tak bertahan lama dalam lambung sehingga perut lebih mudah terasa lapar. Sebaliknya, makanan yang kaya serat seperti gandum utuh, buah dan sayur justru bertahan lebih lama dalam lambung sehingga perut tak mudah terasa lapar.

Namun, jangan sembarang pilih buah dan sayur ya Moms. Saat belajar berpuasa, anak membutuhkan gizi optimal sehingga bahan pangan yang dikonsumsi juga harus memiliki kualitas maksimal.

Tak mau salah pilih kualitas? Percayakan saja kebutuhan Anda pada RegoPantes. Tak hanya menjamin kualitas, RegoPantes juga membantu Anda membantu sesama dengan mudah karena membeli melalui RegoPantes berarti menolong perekonomian petani lokal. Kapan lagi bisa membeli sekaligus beramal?

 

You Might Also Like