Motherhood

Gendut Tak Selamanya Lucu, Kenali Obesitas pada Anak dan Kiat Mengatasinya

ciri ana obesitas, obesitas anak

@hellosehat.com

Obesitas tak hanya bisa menyerang kalangan dewasa, anak-anak pun bisa menjadi sasarannya. Padahal, obesitas pada anak justru memiliki resiko lebih besar dibanding obesitas pada orang dewasa.

Obesitas yang terjadi pada anak-anak umumnya lebih sulit dikontrol dibanding obesitas pada orang dewasa karena nafsu makan yang sulit dikontrol. Anak sulit menjahui makanan berlemak dan manis sehingga berat badan terus naik. Selain itu, kebanyakan anak juga tak doyan sayur sehingga berat badan makin sulit dikendaikan.

Para orangtua umumnya tak menyadari ketika anaknya terserang obesitas. Kebanyakan beranggapan jika anak gendut dan berpipi chubby terlihat lucu tanpa mengetahui resiko dibalik anak terlalu gendut. Oleh karenanya, RegoPantes akan mengajak Bunda lebih paham tentang tanda obesitas serta cara jitu menanganinya.

Ciri Anak Obesitas

Banyak orangtua tak menyadari anak terkena obesitas karena beranggapan anak gendut itu lucu dan sehat. Oleh karenanya, penting bagi setiap orangtua mengetahui tanda anak terkena obesitas, yakni indeks massa tubuh lebih dari 3o.

Baca Juga : Langsing Alami Tanpa Operasi, Coba Aneka Resep Salad Diet Sehat dan Enak Ini!

Cara perhitungannya cukup mudah, Moms tinggal mengukur berat badan anak dalam satuan kilo dan tinggi badan anak dalam satuan meter. Jika sudah mendapat angkanya, tinggal bagi berat badan anak dengan tinggi anak. Anak obesitas akan mendapatkan hasil lebih dari 30.

Cara Mengatasi Obesitas Pada Anak

@mimipipi.net

Jika anak sudah terkena obesitas, mau tak mau Moms harus mengajarkannya diet. Namun, diet untuk anak tak sama seperti diet orang dewasa. Diet anak harus dilakukan tanpa paksaan dan tetap menyenangkan. Berikut beberapa cara untuk mengajak anak berdiet sehat.

1. Hindari Makanan Manis dan Berlemak

Makanan manis dan berlemak memang menjadi kegemaran anak. Namun, ketika anak sudah mengalami obesitas, hindarkan perhatiannya dari makanan cepat saji, coklat, es krim dan permen. Sebagai gantinya, berikan camilan sehat dari olahan buah tanpa gula di sela waktu makan.

2. Perbanyak Buah dan Sayur

Mengkonsumsi buah dan sayur dapat membuat bobot anak turun lebih cepat. Beberapa jenis buah seperti pisang dan alpukat akan membuat di kecil kenyang lebih lama. Berikan pula buah naga pada si kecil agar pencernaannya lebih lancar.

3. Ajak Anak Aktif Bermain

Ajak Anak untuk lebih aktif bermain dibanding biasanya. Moms bisa mengajaknya bermain bola, petak umpet atau permainan lain yang membuatnya berlari. Hal ini akan membuatnya membakar lemak lebih banyak dibanding biasanya.

Ketika anak mengeluh lelah ditengah permainan, biarkan ia beristirahat sebentar. Usahakan untuk memberinya air putih hangat agar metabolisme tubuhnya makin bekerja.

Nah, sudah paham betul tentang obesitas dan kiat mengatasinya? Ingat, jangan pernah anggap remeh obesitas pada si kecil ya Moms. Kelebihan berat badan pada anak dapat memicu beragam bahaya seperti sesak nafas, potensi diabetes, serangan jantung hingga kematian.

0 Shares

You Might Also Like